BREAKING NEWS



Menembus Tinggi Genangan Air, Kepala Desa Kedung dan Tagana Salurkan Bantuan ke Warga Bendung

KABUPATEN TANGERANG, Mediacenterguler.my.id - Menembus tingginya genangan air, Kepala Desa Kedung dan Tagana Salurkan Bantuan ke Warga di Bendung, 
Mereka harus berjalan kaki untuk mencapai wilayah yang masih terisolasi di Bendung, Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler untuk menyerahan bantuan kebutuhan pokok.



1.030 paket Makanan siap saji berupa Nasi Bungkus dan Roti, diberikan oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tangerang, ini merupakan bentuk kepedulian sesama untuk sedikit meringankan beban warga yang terdampak banjir tahun ini. 


Di tengah situasi banjir yang belum surut serta masih menyisakan luka dan keterisolasian, Kepala Desa Kedung dan Satgas Tanggap Bencana (Tagana) kembali menunjukkan peran kemanusiaannya. Menembus medan berat di wilayah Bendung, Kedung, Kecamatan Gunung Kaler Kepala Desa Kedung dan tagana Kabupaten Tangerang hadir memastikan bantuan menjangkau warga terdampak. 


Wilayah ini menjadi salah satu lokasi dengan akses terberat akibat banjir. Sejumlah ruas jalan tertutup akibat genangan air yang belum surut, Kondisi tersebut membuat sebagian wilayah di kp bendung, Desa kedung masih terisolasi.



Di bawah komando Kepala Desa Kedung H. Saadullah bersama Ketua BPD, Staff Desa dan satgas Tagana Kabupaten Tangerang bergerak menuju kp Bendung, Ia didampingi ketua Ketua BPD, lapik, bersama personel Satgas Tagana kabupaten.mereka menyampaikan bahwa sejak awal bencana, Pemerintah Desa dan Tagana berada di garis depan penanganan kemanusiaan.



Perjalanan menuju lokasi terdampak tidak mudah. Rombongan harus melewati jalan yang tertutup tingginya genangan air, hingga mencapai pinggang orang dewasa. Sehingga tim terpaksa berjalan kaki, demi memastikan bantuan tetap tersalurkan.



Intensitas hujan yang tinggi dan udara dingin turut menambah tantangan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Kepala Desa Kedung dan para relawan. Mereka menegaskan kehadiran di kp Bendung bukan sekadar membawa bantuan logistik, melainkan memastikan warga terdampak tidak merasa ditinggalkan.



Kepala Desa Kedung Saadullah, menegaskan bahwa medan berat tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan misi kemanusiaan. “Perjalanan ini penuh keterbatasan, tetapi penderitaan warga jauh lebih berat. Selama masih ada akses, sekecil apa pun, akan kami tempuh,” ujarnya.


"Ia menambahkan, perjalanan menembus pegunungan Gayo mungkin menjadi salah satu misi terberat. Namun di sanalah makna pengabdian diuji. “Solidaritas kemanusiaan tidak berhenti di batas jalan yang putus,” pungkasnya. 


(HD) 
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image